Rabu, 17 Maret 2010
Menyembunyikan FILE Rahasia Kedalam GAMBAR
Apakah anda pernah mempunyai file rahasia yang ingin anda kirimkan kepada orang lain? Ada begitu banyak program proteksi file yang bisa anda dapatkan di Internet. Namun ada begitu banyak cara untuk menembus proteksi program-program tersebut.
Saya akan membagikan sedikit tips bagi anda untuk menyembunyikan file rahasia milik anda ke dalam sebuah file gambar. Sebelumnya pastikan bahwa pada komputer anda telah terinstall WinRar
1. Settinglah windows anda agar menampilkan ekstensi file. Bukalah Control Panel lalu klik 2X pada Folder Options. Masuklah ke tab View lalu hilangkan tanda centang pada opsi “Hide extensions for known file types”
2. Persiapkan File rahasia anda (ekstensi file terserah), misalnya memiliki nama video_rahasia.avi dan sebuah file gambar (*.bmp, *.jpg, *gif) misalnya dengan nama pemandangan.jpg. Simpanlah kedua file tersebut dalam sebuah directory yang sama.
3. Klik kanan pada file video_rahasia.avi lalu pilih menu [Add to “video_rahasia.rar”]. Akan tercipta file baru dengan nama video_rahasia.rar
4. Sekarang bukalah aplikasi NOTEPAD (start -> Run ketik NOTEPAD) lalu ketik script berikut:
@echo off
ren video_rahasia.rar video_rahasia.avi.rar
copy /b pemandangan.jpg+video_rahasia.avi.rar hasil.jpg
del video_rahasia.avi
del pemandangan.jpg
del video_rahasia.avi.rar
del hide.bat
Ingat!! Sesuaikan nama-nama file pada script diatas dengan nama file anda (kecuali hide.bat). Perhatikan juga pada baris berikut:
ren video_rahasia.rar video_rahasia.avi.rar
Format penulisan: Ren namafileanda.rar namafileanda.ekstensisebelumnya.rar
Jadi, jika misalnya file anda sebelumnya adalah rahasia.exe dan setelah di rar menjadi rahasia.rar, maka penulisannya adalah:
ren raahsia.rar rahasia.exe.rar
Perhatikan juga pada nama file hasil.jpg. Ubahlah hasil.jpg menjadi hasil.ekstensi_file_gambar_anda. Jadi, misalnya file gambar yang anda pergunakan untuk menyembunyikan file rahasia nantinya adalah pemandangan.gif, maka ubahlah hasil.jpg menjadi hasil.gif
Well, Simpanlah file ini pada lokasi yang sama dengan file-file anda tadi. Klik [File] [Save] lalu pada form isian File name ketik hide.bat Sedangkan pada Save as type pilih ‘All files’. Klik [Save] sesudahnya.
5. Tutup semua jendela program yang tebuka. Sekarang bukalah folder tempat anda menyimpan semua file-file tadi. Dobel klik pada file hide.bat. Tunggu hingga sekelebat bayangan windows command processor tampil. Jika berhasil, semua file pada folder tersebut akan hilang digantikan dengan sebuah file baru bernama hasil.jpg
Cobalah anda buka file hasil.jpg. Sekilas tidak akan ada bedanya dengan file pemandangan.jpg milik anda kecuali ukuran filenya yang bertambah besar. Anda tetap bisa membuka file tersebut dengan Picture Editor atau Image Viewer kesayangan anda. Tidak ada tanda-tanda bahwa sebenarnya ada rahasia besar didalamnya hehehe.. ;)
Lho, lalu dimana file rahasia saya?? Tenang, jangan panik!! Klik kanan pada file hasil.jpg lalu pilihlah [Open With] --> [Choose Program..]. Pilihlah WinRar lalu klik [OK].
Nah, file rahasia anda akan tampil di hadapan anda. Anda bisa meng extract file tersebut sebagaimana anda meng extract file rar pada umumnya.
Disinilah sebenarnya inti dari persembunyian kita. Coba anda pikirkan, dalam kondisi wajar, adakah orang yang membuka file gambar dengan aplikasi file compressor?? Pernahkah terlintas dalam pikiran anda akan membuka gambar-gambar pemandangan dengan menggunakan WinRar?? Tentu tidak bukan?? Tentunya orang pada lazimnya akan membuka file gambar dengan aplikasi olah gambar atau image viewer. Nah, dengan memanfaatkan psikologi ini maka setidaknya file anda akan tersembunyi dengan aman ;) Kini anda bisa mengirimkan file rahasia tersebut kepada orang yang anda maksud dengan tenang. Tentunya jangan lupa untuk memberitahu rekan anda tersebut mengenai cara membukanya ;)
Saya akan membagikan sedikit tips bagi anda untuk menyembunyikan file rahasia milik anda ke dalam sebuah file gambar. Sebelumnya pastikan bahwa pada komputer anda telah terinstall WinRar
1. Settinglah windows anda agar menampilkan ekstensi file. Bukalah Control Panel lalu klik 2X pada Folder Options. Masuklah ke tab View lalu hilangkan tanda centang pada opsi “Hide extensions for known file types”
2. Persiapkan File rahasia anda (ekstensi file terserah), misalnya memiliki nama video_rahasia.avi dan sebuah file gambar (*.bmp, *.jpg, *gif) misalnya dengan nama pemandangan.jpg. Simpanlah kedua file tersebut dalam sebuah directory yang sama.
3. Klik kanan pada file video_rahasia.avi lalu pilih menu [Add to “video_rahasia.rar”]. Akan tercipta file baru dengan nama video_rahasia.rar
4. Sekarang bukalah aplikasi NOTEPAD (start -> Run ketik NOTEPAD) lalu ketik script berikut:
@echo off
ren video_rahasia.rar video_rahasia.avi.rar
copy /b pemandangan.jpg+video_rahasia.avi.rar hasil.jpg
del video_rahasia.avi
del pemandangan.jpg
del video_rahasia.avi.rar
del hide.bat
Ingat!! Sesuaikan nama-nama file pada script diatas dengan nama file anda (kecuali hide.bat). Perhatikan juga pada baris berikut:
ren video_rahasia.rar video_rahasia.avi.rar
Format penulisan: Ren namafileanda.rar namafileanda.ekstensisebelumnya.rar
Jadi, jika misalnya file anda sebelumnya adalah rahasia.exe dan setelah di rar menjadi rahasia.rar, maka penulisannya adalah:
ren raahsia.rar rahasia.exe.rar
Perhatikan juga pada nama file hasil.jpg. Ubahlah hasil.jpg menjadi hasil.ekstensi_file_gambar_anda. Jadi, misalnya file gambar yang anda pergunakan untuk menyembunyikan file rahasia nantinya adalah pemandangan.gif, maka ubahlah hasil.jpg menjadi hasil.gif
Well, Simpanlah file ini pada lokasi yang sama dengan file-file anda tadi. Klik [File] [Save] lalu pada form isian File name ketik hide.bat Sedangkan pada Save as type pilih ‘All files’. Klik [Save] sesudahnya.
5. Tutup semua jendela program yang tebuka. Sekarang bukalah folder tempat anda menyimpan semua file-file tadi. Dobel klik pada file hide.bat. Tunggu hingga sekelebat bayangan windows command processor tampil. Jika berhasil, semua file pada folder tersebut akan hilang digantikan dengan sebuah file baru bernama hasil.jpg
Cobalah anda buka file hasil.jpg. Sekilas tidak akan ada bedanya dengan file pemandangan.jpg milik anda kecuali ukuran filenya yang bertambah besar. Anda tetap bisa membuka file tersebut dengan Picture Editor atau Image Viewer kesayangan anda. Tidak ada tanda-tanda bahwa sebenarnya ada rahasia besar didalamnya hehehe.. ;)
Lho, lalu dimana file rahasia saya?? Tenang, jangan panik!! Klik kanan pada file hasil.jpg lalu pilihlah [Open With] --> [Choose Program..]. Pilihlah WinRar lalu klik [OK].
Nah, file rahasia anda akan tampil di hadapan anda. Anda bisa meng extract file tersebut sebagaimana anda meng extract file rar pada umumnya.
Disinilah sebenarnya inti dari persembunyian kita. Coba anda pikirkan, dalam kondisi wajar, adakah orang yang membuka file gambar dengan aplikasi file compressor?? Pernahkah terlintas dalam pikiran anda akan membuka gambar-gambar pemandangan dengan menggunakan WinRar?? Tentu tidak bukan?? Tentunya orang pada lazimnya akan membuka file gambar dengan aplikasi olah gambar atau image viewer. Nah, dengan memanfaatkan psikologi ini maka setidaknya file anda akan tersembunyi dengan aman ;) Kini anda bisa mengirimkan file rahasia tersebut kepada orang yang anda maksud dengan tenang. Tentunya jangan lupa untuk memberitahu rekan anda tersebut mengenai cara membukanya ;)
Minggu, 28 Februari 2010
POP3

Saat ini di kalangan masyarakat pengguna internet, POP bukanlah suatu barang baru. Dengan menggunakan POP, seseorang mendapat kemudahan untuk mendapatkan mail miliknya dari sebuah mail server, tanpa perlu koneksi yang lama dengan internet yang tentu saja memakan biaya. Dibawah ini, penulis akan sedikit menerangkan tentang cara kerja dari POP.
Pada tulisan ini, akan banyak ditemui istilah client dan server. Client dan server merupakan bagian dari arsitektur yang banyak digunakan pada implementasi layanan internet. Arsitektur ini biasa disebut sebagai client/server architecture. Pengertian client pada pembahasan tentang POP3 ini adalah pihak yang menggunakan layanan POP3 dan server adalah pihak yang menyediakan layanannya
Apakah POP itu ?
POP atau Post Office Protocol, sesuai dengan namanya merupakan protokol yang digunakan untuk pengelolaan mail. POP yang sekarang lebih umum dikenal dengan POP3 (POP - Version 3), dimaksudkan untuk mengizinkan client untuk mengakses secara dinamis mail yang masih ada di POP3 server. POP3 menawarkan pada user untuk meninggalkan mail-nya di POP3 server, dan mengambil mail-nya tersebut dari sejumlah sistem sebarang. Untuk mengambil mail dengan menggunakan POP3 dari suatu client, banyak pilihan yang dapat digunakan seperti Sun Microsystem Inc.'s Mailtool, QualComm Inc.'s Eudora, Netscape Comm. Corp.'s Netscape Mail dan Microsoft Corp.'s Outlook Express.
POP3 tidak dimaksudkan untuk menyediakan operasi manipulasi mail yang ada di server secara luas. Pada POP3, mail diambil dari server dan kemudian dihapus (bisa juga tidak dihapus). Segala sesuatu tentang protokol POP3 ini dibahas dalam RFC (Request For Comment) 1725. Protokol yang lebih tinggi dan lebih kompleks, yaitu IMAP4, dibahas dalam RFC 1730.
Mode POP3
Ada dua jenis mode pada POP3 yaitu mode offline dan mode inline. Pada mode offline, POP3 mengambil dan kemudian menghapus mail yang tersimpan dari server. POP3 bekerja dengan baik pada mode ini, karena terutama memang didisain untuk berlaku sebagai sebuah sistem mail yang memiliki sifat "store-and-forward". Server, pada mode offline, berlaku seperti sebuah tempat penampungan yang menyimpan mail sampai user memintanya.
Pada mode inline, POP3 akan mengambil mail dari server tanpa menghapus mail yang sudah diambil tersebut. Mode ini lebih disukai oleh user yang sering berpindah tempat (nomadic user) karena memungkinkan mereka untuk melihat mail yang sama dari tempat atau komputer yang berbeda. Akan tetapi untuk nomadic user yang selalu bekerja dan bepergian dengan selalu membawa notebook, dan tetap menginginkan agar mail miliknya yang ada di server tidak dihapus, tentu saja menginginkan agar setiap kali mengambil mail tidak semua mail yang akan terambil, tapi hanya mail yang belum pernah dia lihat saja yang akan diambil. Keinginan user seperti ini dapat dipenuhi dengan menggunakan informasi pada client yang memungkinkan untuk memberi tanda mail yang sudah pernah dilihat. Setiap client layanan POP3 yang mendukung mode inline akan menyimpan informasi ini dalam sebuah file. Pada user yang menggunakan Netscape Mail, file yang menyimpan informasi ini adalah file popstate.dat, yang biasanya terdapat di /Program Files/Netscape/Users/Mail. File tersebut memberi tahu mail yang mana saja yang sudah diambil sehingga tidak perlu diambil lagi. Jika file ini dihapus maka tentu saja pada pengambilan mail berikutnya semua mail akan terambil. Contoh isi file popstate.dat untuk seorang user yang memiliki login misalnya ‘wandi’ di POP3 server students.itb.ac.id adalah sebagai berikut :
# Netscape POP3 State File
# This is a generated file! Do not edit.
*students.itb.ac.id wandi
k c67ee091087ed814337b4cb31e0d488c
k 8541822a98e890b88d8299d034993f61
k 652e17a1c984e610e4e55257c07b6ff4
Pada file ini kode dibelakang huruf k merupakan unique-id. Unique-id ini secara unik mengidentifikasi sebuah mail dalam maildrop sehingga masing-masing mail memiliki unique-id yang berbeda. Jika misalnya mail kita yang berada di komputer lokal sudah terhapus sedangkan kita ingin membacanya lagi, maka sebelum kita mengambil maildrop dari server, file popstate.dat ini harus dihapus terlebih dahulu. Apabila kita belum menghapus file tersebut maka akan ada pesan : “ no new messages on server “, yang diberikan oleh Netscape Mail. Untuk pemakai Eudora, file yang menyimpan informasi ini adalah file lmos.dat, sedangkan untuk pengguna Outlook Express biasanya menggunakan file pop3uidl.dat.
Operasi Dasar POP3
Pada awalnya, server memulai layanan POP3 dengan mendengarkan permintaan pada TCP port 110. Ketika sebuah client meminta layanan tersebut, maka terjadilah hubungan TCP dengan server. Pada saat hubungan dimulai, POP3 server mengirim greeting (kata pembuka). Setelah itu client akan memberikan command (perintah) ke server dan POP3 server akan memberikan response (jawaban) sampai hubungan ditutup atau digagalkan. Perlu diingat bahwa user tidak memasukkan perintah ini, tapi software dari client-lah yang mengirim perintah ini ke server.
Perintah-perintah di POP3 terdiri dari sebuah keyword yang tidak case sensitive (tidak mempersoalkan huruf kapital ataupun tidak), yang dapat diikuti oleh satu atau lebih argument. Keyword dan argument masing-masing dipisahkan oleh karakter SPACE (spasi). Keyword terdiri dari tiga atau empat karakter, sedangkan tiap argument dapat mencapai 40 karakter. Jawaban di POP3 terdiri dari sebuah indikator status dan sebuah keyword yang dapat diikuti oleh informasi tambahan. Ada dua indikator status : positif (“+OK”) dan negatif (“-ERR”). Server harus memberikan jawaban +OK dan -ERR dalam huruf kapital. Pada perintah tertentu, server akan memberikan jawaban yang terdiri dari beberapa baris.
Sebuah sesi hubungan POP3 dibangun melalui tiga tahap, yaitu tahap authorization, transaction dan update. Sekali hubungan TCP dimulai dan POP3 server telah mengirimkan greeting , maka sesi hubungan telah memasuki tahap authorization. Pada tahap ini client mengirim nama dan password user ke server untuk membuktian keaslian user tersebut agar dapat mengambil mail-nya. Ketika client telah berhasil membuktikan identitas dirinya, server akan memperoleh informasi yang berhubungan dengan mail yang dimiliki client tersebut, dan sesi kini memasuki tahap transaction. Pada tahap inilah terjadi proses penerimaan mail, penandaan mail untuk penghapusan, pembatalan penandaan untuk penghapusan, penampilan statistik mail atau perincian identitas mail. Pada saat client telah memberikan perintah quit untuk mengakhiri hubungan, maka sesi memasuki tahap update. Pada tahap inilah server akan menjalankan semua perintah yang diperoleh selama tahap transaction dan menutup sesi dan selanjutnya hubungan TCP ditutup.
Sebuah server harus menjawab perintah yang tidak dikenal, tidak diimplementasi, atau tidak sesuai dengan sintaksis dengan indikator status negatif. Server juga harus memberikan indikator status negatif, jika ada client yang memberikan perintah tidak pada tahap yang seharusnya. Tidak ada metoda umum yang dapat digunakan oleh client untuk membedakan antara server yang tidak mengimplementasikan perintah tambahan dengan server yang tidak dapat atau tidak bersedia memproses perintah tambahan tersebut.
Sebuah POP3 server mungkin memiliki autologout timer untuk client yang sedang tidak aktif dalam rentang waktu tertentu. Timer seperti ini harus paling sedikit memiliki rentang waktu 10 menit. Jika sebuah server menerima sebarang perintah dari client didalam rentang waktu tersebut, maka hal ini sudah cukup untuk me-reset autologout timer tersebut. Ketika waktu rentang timer sudah habis, tanpa ada aktivitas dari client maka sesi hubungan tidak memasuki tahap UPDATE. Server akan menutup hubungan TCP tanpa menghapus mail atau mengirim jawaban ke client.
Semua pesan yang disampaikan selama sesi hubungan POP3 harus disesuaikan dengan standar format dari Internet text messages. Internet text messages ini, secara terperinci dibahas dalam RFC 822. Tabel 1. dibawah ini memperlihatkan perintah-perintah pada POP3 berikut tahap tempat perintah tersebut digunakan.
Perintah Tahap
USER
AUTHORIZATION
PASS
QUIT
STAT
TRANSACTION
LIST [msg]
RETR [msg]
DELE [msg]
NOOP
RSET
QUIT UPDATE
Tabel 1
Perintah POP3 yang terdapat pada tabel diatas adalah merupakan perintah-perintah dasar yang dilayani oleh semua POP3 server dengan implementasi minimal. Selain perintah diatas masih ada lagi beberapa perintah tambahan yang mengizinkan sebuah POP3 client untuk lebih bebas dalam penanganan mail miliknya pada saat berhubungan dengan POP3 server. Perintah tambahan beserta tahap yang dibenarkan untuk penggunaan perintah tersebut dapat dilihat pada tabel 2. dibawah ini :
Perintah Tahap
APOP
TOP [msg] n TRANSACTION
UIDL [msg]
Tabel 2
POP3 mengerti semua perintah yang ditunjukkan oleh kedua tabel diatas, tapi POP3 hanya mengetahui tiga jawaban : “+OK " , “-ERR " dan daftar jawaban yang diakhiri dengan “.” (indikator akhir dari suatu daftar jawaban). Perlu diingat bahwa kecuali untuk perintah STAT, LIST, dan UIDL, jawaban yang diberikan oleh POP3 server pada setiap perintah adalah hanya “+OK” dan “-ERR”.
Referensi
Myers, J., “Post Office Protocol - Version 3”, RFC 1725, Carnegie Mellon, November 1994.
Henry, S. Lee, “How Do You Talk to a POP Server?”, Sun Expert Magazine, July 1998.
Postel, J., "Simple Mail Transfer Protocol", STD 10, RFC 821, USC/Information Sciences Institute, August 1982.
Crocker, D., "Standard for the Format of ARPA-Internet Text Messages", STD 11, RFC 822, University of Delaware, August 1982.
manipulasi registry

BAB 1
Important:
1.Berlaku pd Windows XP coz versi dibawah XP g tau pasti trik**X.
2.Sebelum bermain-main dgn registry backup dulu yach registryX or diDeepFreeze dulu aja biar aman klo mo ngetes.
3.Klo ada kerusakan system saya nggak tanggung jawab lho!!!.
4.Semoga bermanfaat dan jangan lupa, baca Bismillah dulu, hehehe =)
BAB 2
Seperti biasanya klik “Start” truz “Run” or WindosKey+R, ketik “regedit” truz Enter.
Untuk backup registry pilih “File” n “Export” simpen dimana aja n namanya terserah (contoh: backup.reg), klo mo dibalikin semula setelah diotak-atik tinggal klik kanan truz “Merge”. Truz gimana klo ada pesen error seperti ini "Registry editing has been...." ini pasti kerjaan virus nich, klo nggak bisa juga si empunya tau klo kompiX g mo diotak-atik sama tangan lain yg tdk bersangkutan so biasanya dibuat registry yang mendisable Registry Editor. Klo missal kena virus jangan lupa bersihkan dulu yach!!! Terserah pake apa aja yang penting bisa digunakan.
Solusi Manual: klik “Start” truz cari namanya “Notepad” di “Accessories” or klo pingin cepet WindowsKey+R truz ketik “notepad” n Enter. Truz copy aja script dibawah ini:
[Version]
Signature="$Chicago$"
Provider=virologi
[DefaultInstall]
DelReg=del
[del]
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System, DisableRegistryTools
HKLM, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System, DisableRegistryTools
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System, DisableRegedit
HKLM, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System, DisableRegedit
Truz simpen dengan ekstensi .inf, simpen dimana aja dech n namanya terserah (coba.inf). Abiz di simpen truz klik kanan file .inf tsb n pilih “Install”. Kemudian coba buka regedit klo bisa ya syukur Alhamdulillah klo g bs yach pake cara laen dech terserah mo pake antivirus or removal tools. But klo ada program mIRC malah lebih mudah coz mIRC punya kesaktian tersendiri lho. Klo g punya softwareX pinjem or minta temen or cari di warnet terdekat. Jalankan program mIRC truz ketik:
1. /run regedit.exe
2. Enter
Bisa nggak, klo bisa kita akan masuk Chapter berikutnya klo nggak bs dibuka wah sorry bgt saya nggak tau or coba tanya siapa aja yg maybe bisa bantu. Hii.........
PlusMinusX saya mohon maaf. Klo ada saran & kritik kirim aja ke neo@thehack3r.com. Thx to : Aat_Shadewa, Arikstress, viper_wind, www.virologi.info, virologi@yahoogroups.com, vaksin.com.
End Chapter
Mendisable CMD
HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System
Buat Dword baru dengan nama “DisableCMD” Trus isi valueX dgn:
1 = Command
2 = Command & Script
Membuat Tampilan Berbeda Pada Jendela Logon
HKEY_USERS/.DEFAULT/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/ ThemeManager
Klik ganda ColorName dan masukkan teks Metallic pada Value Data.
Menampilkan Administrator Di Welcome Screen
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\ Winlogon\SpecialAccounts\UserList
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama Administrator.
Klik ganda Administrator dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Login Otomatis
HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Windows NT/CurrentVersion/ Winlogon
Klik ganda AltDefaultUserName dan masukkan username account yang dipilih.
Klik ganda AutoAdminLogon dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama DefaultPassword.
Klik ganda DefaultPassword dan masukkan password account yang dipilih pada Value Data.
Menyembunyikan Icon Printer & Faxes dari Start Menu
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/ Advanced
Cari value bernama Start_ShowPrinters dan berikan angka 0 pada Value Data.
MenggantiWallpaper
HKEY_CURRENT_USER/ControlPanel/Desktop
Klik ganda pada wallpaper dan masukkan path gambar yang diinginkan pada Value Data.
Mengganti Nama Recycle Bin
HKEY_CLASSES_ROOT/CLSID/{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}
Klik ganda pada option (Default value) dan beri nama baru sesuai yang diinginkan pada Value Data.
Menyembunyikan Recycle Bin
HKEY_LOCAL_MACHINE/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/ Desktop/NameSpace
Hapus subkey {645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}, kemudian Restart komputer untuk melihat hasilnya.
Untuk memunculkannya kembali, buat kembali kombinasi angka {645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}.
Memunculkan Rename Pada Recycle Bin
HKEY_CLASSES_ROOT/CLSID/{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}/ShellFolder
Klik ganda pada Attributes > Edit Binary Value. Pada Value Data, ganti angka tersebut menjadi 0000 50 01 00 20.
grand majesty

Welcome to Grand Majesty Hotel and the fabulous island Batam. To seek your comfort and relaxation in this hotel, our managers and staff will be very pleased to serve you with our best of services.
Grand Majesty Hotel is located in the heart of commercial districts area called Jodoh. Its classic designed with exquisite pleasure of enjoyment for your business travel and comforts, surrounded by shopping centres, banks and restaurants for guest’s attraction. And just 5 minutes away from Harbour Bay ferry terminal or 15 minutes away from Batam Centre ferry terminal and 30 minutes from Hang Nadim airport
Langganan:
Komentar (Atom)







